BPKH Perkuat Kolaborasi Internasional Memajukan Ekonomi Syariah

Jakarta, Neropong.com – Dalam Global Islamic Financial Institutions Forum 2025 di Dubai, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH RI) hadir menjadi platform penting untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam memajukan ekonomi syariah.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menekankan partisipasi BPKH adalah bukti nyata bahwa dana haji yang dikelola BPKH tidak hanya terjamin keamanannya, tetapi juga dialokasikan secara produktif dan memberikan dampak positif.

“Partisipasi BPKH di forum ini menunjukkan bahwa dana umat yang kami kelola tidak hanya aman, tetapi juga produktif dan berdampak,” ungkap Fadlul Imansyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/05/2025).

Pada acara yang diselenggarakan Standard Chartered itu, Fadlul juga didapuk menjadi pembicara dalam sesi CEO Panel bertajuk “Bridging borders, fuelling growth: The next era of cross-border in Islamic banking”. Ia berbagi panggung dengan para pemimpin industri keuangan syariah terkemuka di berbagai negara. Panel itu menyoroti urgensi kerja sama antarnegara dalam memperkuat fondasi perbankan syariah serta mempermudah mobilitas dana umat di seluruh dunia.

Fadlul mengapresiasi pelaku pasar yang hadir dalam forum tersebut. Ia juga menyoroti peran strategis BPKH Limited, anak perusahaan BPKH, sebagai representasi kolaborasi yang perlu terus dikembangkan untuk mengoptimalkan pengelolaan dana haji.

“Insya Allah hadirnya BPKH di forum ini dapat memberikan kontribusi yang lebih baik untuk berkolaborasi dan berintegrasi dengan seluruh pelaku pasar, baik institusi syariah dunia maupun industri keuangan secara global pada seluruh dunia,” tambahnya.

Fadlul memastikan, bahwa BPKH akan terus berinovasi dalam pengelolaan keuangan haji dengan berpegang pada prinsip-prinsip syariah, transparansi, dan akuntabilitas. BPKH juga terbuka untuk menjalin berbagai peluang kerja sama strategis dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Sementara itu, CEO Standard Chartered Islamic Banking, Khurram Hilal, dalam pidatonya memuji potensi besar ekonomi syariah Indonesia. Dia mengajak pelaku industri syariah nasional, termasuk BPKH, untuk membangun kemitraan erat dengan institusi keuangan Islam global, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

“Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan keuangan Islam global,” kata Khurram.

Dia menambahkan, kolaborasi lintas negara penting untuk saling bertukar pengalaman dan membangun praktik terbaik demi pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. []

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *