Tumpukan Kayu di Lubuk Sidup Aceh Tamiang Mulai Dibersihkan

Aceh Tamiang, Neropong.com — Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang dan longsor di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, mulai dibersihkan aparat TNI, Kamis 15 Januari 2026.

Alat berat yang semula digunakan untuk membersihkan tumpukan lumpur yang menutup akses jalan menuju ke Lubuk Sidup kini digunakan juga untuk membersihkan tumpukan kayu gelondongan yang berada di sekitar Masjid Nurussalam.

Bacaan Lainnya

Sementara itu sejumlah aparat TNI lainnya nampak sedang membuat jembatan gantung sementara sepanjang 120 meyer yang menghubungankan antara Lubuk Sidup di Kecamatan Sekerak dengan Aras Sembilan di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sebelumnya jembatan gantung di daerah tersebut roboh akibat diterjang banjir bandang. Bencana besar yang terjadi akhir bulan November 2025 itu, bukan hanya meluluhlantakan jembatan gantung tapi juga menghancurkan rumah dan ladang usaha milik warga di Desa Lubuk Sidup.

Menurut sejumlah warga di Lubuk Sidup, mereka kini berusaha untuk menata kembali kehidupan mulai dari nol. Sejumlah organisasi relawan juga sudah terjun ke lokasi bencana ini untuk memberikan berbagai bantuan.

Demikian juga pemerintah melalui Kantor Kementerian Sosial maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah mendirikan tenda-tenda darurat untuk kepentingan para korban.

Sejak pekan lalu, pembangunan jembatan gantung darurat juga dilakukan aparat TNI di pedalaman Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Jembatan disini juga putus akibat diterjang banjir.

Jembatan gantung ini merupakan merupakan infrastruktur utama yang dibutuhkan untuk mobilitas warga di daerah pedalaman. Selama jembatan darurat sedang dibangun, warga disana menggunakan perahu sebagai alat transportasi mereka untuk menyeberang. []

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *