Posko Kesehatan UAR NTT Dipadati Warga Terdampak Bencana

Manggarai Timur | NEROPONG.COM – Malam hari menjadi waktu yang paling ramai di Posko Kesehatan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korwil Nusa Tenggara Timur (NTT) di Dusun Waso Kecamatan Kampar Kampas, Manggarai Timur.

Di bawah tenda sederhana berdinding dan beratap daun kelapa, warga terdampak gempa bergantian mendapatkan layanan terapi bekam dan fashdu dari para relawan UAR.

Tidak kurang dari 25 warga, Selasa 1 September 2026, berdatangan sejak pagi hingga malam ke Posko Kesehatan UAR yang sederhana minta dibekam, fashdu serta pijat urut dengan berbagai keluhan di antaranya sakit kepala, nyeri punggung dan pinggang, hingga tangan dan kaki terasa kebas.

“Alhamdulillah ada 25 warga terdampak yang memanfaatkan layanan kesehatan UAR di posko darurat hingga pukul 22.00 WITA. Sebagian besar datang malam hari, karena siang mereka bekerja memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Rajiun melalui pesan singkat, Rabu 2 September 2026.

Layanan kesehatan tersebut merupakan salah satu bentuk amal shalih atau bantuan relawan UAR Korwil NTT selama masa tanggap darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores Utara pada Sabtu 15 2026.

Sejak layanan terapi bekam dibuka pada 25 Agustus lalu, warga terdampak mulai berdatangan ke Posko Kesehatan UAR di tenda pengungsian yang didirikan BNPB.

Bukan hanya penyintas yang memanfaatkan layanan tersebut. Para relawan yang setiap hari beraktivitas di lokasi bencana juga turut mendapatkan terapi untuk menjaga kondisi tubuh mereka.

Guna memberikan kenyamanan kepada terapis dan para warga yang memanfaatkan layanan kesehatan, para relawan UAR kemudian mendirikan Posko Kesehatan dengan dinding dan atap dari daun kelapa. Hal itu dilakukan mengingat cuaca di Dusun Waso dan sekitarnya siang hari cukup panas.

Terapis Ditambah

Pada awalnya, layanan bekam dilakukan oleh relawan UAR yang memiliki kemampuan terapi bekam, di antaranya Daud Masang yang juga Ketua UAR Korwil NTT, Mahmud Nolowala, dan Ihsan Annuha.

Tingginya minat warga mendorong UAR memperkuat layanan dengan mendatangkan dua terapis dari pusat, yakni Rajiun dan Sohirin.

Keduanya tiba di Posko UAR pada Senin 31 Agustus 2026 malam bersama Sekretaris UAR Pusat, Muqarrobin Al Ayubi.

Selain membawa peralatan terapi kesehatan dan alat pelindung diri (APD), rombongan juga membawa bantuan produk dari Halal Network International (HNI) dari Owner Business Center HNI Cianjur, Entang Setiawan, untuk mendukung pelayanan bekam di lokasi pengungsian.

Bantuan yang berupa Minyak Herbal Sinergi, Suplemen Extra Food dan madu itu diterima Ketua UAR Korwil NTT Daud Masang di Posko UAR.

“Rabu malam ini (2/9) alhamdulillah ada 14 warga yang dibekam. Sebetulnya masih ada beberapa orang yang ingin dibekam, tapi kami batasi hingga pukul 21.00 WIB mengingat kami juga harus menjaga kondisi diri,” ujar Rajiun.

Menurut Pembina UAR NTT, Jawir Zulfikar, warga terdampak yang memanfaatkan terapi bekam, fashdu maupun pijat, beberapa hari terakhir selalu mengantri.

Layanan amal sholih juga ditingkatkan dengan membagikan madu saset kepada warga setelah menjalani terapi dari team kesehatan Ukhuwah Al-Fatah Rescue.

Bagi relawan UAR, melayani terapi bekam dan fashdu bagi para penyintas hingga malam hari menjadi bagian dari komitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah keterbatasan dan situasi darurat, UAR terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sebagai wujud nyata kepedulian dan panggilan kemanusiaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *