Tim UAR Terima Penghargaan Usai Misi Kemanusiaan di Wilayah Bencana Sumatera

BOGOR, Neropong.com – Tim relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menerima penghargaan dari pengurus pusat UAR setelah menuntaskan misi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Penghargaan diserahkan pada Ahad, 8 Februari 2026, dalam acara Ta’lim Akhir Sya’ban 1447 H di Masjid At Taqwa Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat bersama Pembina H. Syakuri menyerahkan piagam/sertifikat penghargaan kepada 176 relawan muslimin dan muslimat sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka membantu masyarakat terdampak bencana hidrimeteorologi. Sebanyak 28 relawan dari berbagai wilayah di Sumatera dan Jawa yang hadir menerima langsung penghargaan tersebut, sementara sisanya disalurkan melalui para pembina UAR di wilayah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua Divisi Penanggulangan Bencana (PB) UAR, Muqarrobin, sebanyak 176 relawan tersebut berasal dari 10 wilayah Indonesia yang mencakup 11 Koordinator Wilayah (Korwil) Ukhuwah Al-Fatah Rescue. Relawan dari luar daerah terdampak diberangkatkan secara bertahap.

Dalam sambutannya, Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para relawan yang telah membersamai para penyintas selama dua bulan di lokasi bencana.

“Alhamdulillah kami telah menuntaskan misi kemanusiaan membantu pemulihan masyarakat Sumatera pasca bencana hidrometeorologi akhir November lalu dengan meninggalkan kesan positif. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada para relawan yang selama dua bulan membersamai para penyintas di Sumatera dan Aceh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar simbol. “Penghargaan ini jangan dilihat hanya sebagai selembar piagam, tetapi sebagai bentuk penghormatan atas keikhlasan, kekompakan, dan pengorbanan para relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” tambah Endang Sudrajat.

Ketua Umum UAR juga menyampaikan bahwa keberhasilan misi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. “Kami mengucapkan terima kasih, jazakumullah khairan kepada para umaro dan donatur, baik individu maupun kolektif, yang telah membantu terlaksananya misi kemanusiaan ini. Tanpa dukungan tersebut, kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Lebih lanjut Ketua Umum UAR mengungkapkan, selama masa tanggap darurat yang diperpanjang pemerintah daerah beberapa kali, UAR selalu menyesuaikan langkah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengirim relawan secara bertahap ke sejumlah lokasi terdampak, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh Tamiang.

Pada kesempatan Ta’lim Akhir Sya’ban yang bertema “Memperkuat Semangat Ramadhan Dalam Pengamalan Jama’ah Imaamah dan Pembebasan Masjid Al Aqsa” tersebut, UAR juga menyerahkan hibah perlengkapan relawan berupa ransel perjalanan dan helm kepada para pembina wilayah yang telah mendukung pengiriman relawan ke lokasi bencana. Penyerahan dilakukan oleh Pembina UAR Imaam Yakhsyallah Mansur didampingi Syakuri.

Momen penyerahan penghargaan ini menjadi bagian acara Ta’lim Akhir Sya’ban 1447 yang dihadiri para umaro Jama’ah Muslimin (Hizbullah), jajaran pengurus pusat UAR, Korwil Jabodetabek Banten, Jawa barat, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Sumut dan Aceh. Ribuan kaum muslimin dan muslimat mengikuti acara yang juga diselenggarakan secara daring. [am]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *