BOGOR, Neropong.Com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai halaman Pondok Pesantren Al-Fatah, Desa Pasirangin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ahad (1/3/2026). Ummahat (ibu-ibu) yang tergabung dalam Koordinator Muslimat Markas 1 Cileungsi menggelar Bakti Sosial dan Bazar Ramadhan 1447 H dengan mengusung tema “Shodaqoh Ramadhan Sebagai Bentuk Pemantapan Keimanan Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan kaum ibu memadati lokasi acara. Deretan pakaian layak pakai tertata rapi di halaman STAI Al-Fatah yang berada dalam satu komplek Pondok Pesantren, sementara puluhan paket sembako disiapkan untuk warga dhuafa sekitar RT 02/RW 05 Pasirangin. Spanduk bertuliskan “Bakti Sosial & Bazar Ramadhan” menjadi latar kegiatan yang sarat nilai kepedulian terhadap sesama.
Ketua Panitia, Khoiriyah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap acara yang diselenggarakan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan wujud nyata solidaritas sosial di bulan suci yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu serta dapat mempererat shilaturahmi di antara kita,” ujarnya.
Ketua Panitia menyampaiakan bahwa hasil penjualan bazar pakaian murah akan didonasikan kembali untuk pembangunan rumah sakita ibu dan anak (RSIA) Indonesia di Gaza, Palestina. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan sosial ini.
“Alhamdulillah donasi yang terkumpul mencapai Rp30.680.000. Insya Allah, hasil penjualan bazar hari ini juga akan kami salurkan kembali untuk pembangunan RSIA Indonesia di Gaza. Terima kasih kepada seluruh panitia, para donatur, serta semua pihak yang telah mendukung,” ujarnya.
Turut hadir dan memberikan sambutan, Amir Markas Shuffah Cileungsi M. Tobri. Ia mengajak seluruh hadirin mensyukuri nikmat Allah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mengutip hadits Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain,” ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat digelar rutin, bahkan menjangkau masyarakat lebih luas di luar pesantren.
Dukungan juga disampaikan Ketua RW 05 Desa Pasirangin, Agus Setiawan. Ia mengapresiasi inisiatif ummahat pesantren yang dinilainya mampu memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial warga.
Acara secara resmi dibuka oleh Sesepuh Pondok Pesantren, KH Abul Hidayat Saerojie. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum mendidik diri serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT.
“Berbagi itu indah. Puasa bukan sekadar tidak makan dan minum, tetapi proses berbenah diri untuk menjadi manusia yang lebih mantap keimanan dan ketakwaannya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Ramadhan adalah saat terbaik untuk memperkuat iman dan ihsan,” tegasnya.
Usai pembukaan, suasana bazar semakin semarak. Kaum ibu tampak antusias memilih pakaian yang dipajang panitia. Dalam waktu singkat, sebagian besar barang habis terjual. Setelah itu, panitia membagikan puluhan paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar pesantren.
Salah seorang penerima bantuan, Suhanta, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Alhamdulillah, sembako ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih kepada ibu-ibu Pesantren Al-Fatah,” ucapnya haru.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 11.00 WIB ini menjadi kelanjutan program Ramadhan tahun sebelumnya yang dilaksanakan pada Sabtu 8 Maret 2025. Saat itu hasil penjualan bazar murah juga didonasikan untuk pembangunan RSIA Indonesia di Gaza, Palestina.
Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci, ummahat Pondok Pesantren Al-Fatah membuktikan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat nyata bagi sesama dalam upaya lebih memantapkan keimanan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. [am]






