Neropong.com – Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Kota Bekasi tahun 2023 masih banyak temuan audit keuangan pengulangan kesalahan tahun sebelumnya dan menunjukan Pemkot Bekasi pada masa Tri Adhianto masih korup.
Demikian Auditor Senior Ridwal saat menanggapi hasil temuan BPK RI di lingkup Pemkot Bekasi Tahun Anggaran (TA) 2023, dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10).
“Hal sering terjadi dalam proses audit keuangan daerah adalah ditemukannya lebih bayar atau kurang bayar pada suatu proyek. Menjadi sangat bermasalah ketika kesalahan itu berulang di tahun berikutnya,” kata Ridwal.
Ini terjadi di Kota Bekasi, maka Clean Government (pemerintahan yang bersih) hanyalah mimpi. Kondisinya sudah darurat korupsi.
“Pengalaman 2 kepala daerah di Kota Bekasi yang berakhir di lembaga hukum bisa dibilang kondisi budaya korupsi sudah akut. Nah ini juga perlu disoroti belum maksimalnya fungsi controlling DPRD Kota Bekasi jika banyak didapat temuan di LKPD 2023 Pemkot Bekasi,” ujar Ridwal.
Ini juga catatan keras bagi Tri Adhianto yang saat itu memimpin Kita Bekasi. “Kemampuan manajerial Walikota Bekasi saat itu yang tidak mampu mengelola keuangan daerah dengan baik. Atau terindikasi juga ada dugaan konspirasi dalam proyek-proyek yang dimainkan yang melibatkan pucuk pimpinan di Kota Bekasi saat 2023 itu,” ungkap Ridwal.
Perlu diketahui temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam pemeriksaan LKPD TA 2023 Pemerintah Kota Bekasi yang mencapai lebih dari Rp 20 miliar lebih dari 5 OPD di lingkup Pemkot Bekasi.
Berikut hasil pemeriksaan BPK terkait LKPD TA 2023 Pemkot Bekasi beberapa temuan terkait pengadaan barang dan jasa diantaranya adalah
1. Bapenda Kota Bekasi dengan nilai temuan Rp 3,2 miliar lebih.
2. Dinas Lingkungan Hidup dengan nilai temuan Rp563,6 juta.
3. Dinas Pendidikan Kota Bekasi dengan nilai temuan Rp 7 miliar lebih
4. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi dengan nilai temuan Rp 4,7 miliar.
5. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi dengan nilai temuan Rp4,9 miliar. []






