Lailatul Qadar, malam yang penting terjadi pada bulan suci Ramadan. Dalam Al-Qur’an, malam ini digambarkan sebagai lebih baik dari seribu bulan. Lailatul Qadar adalah malam ketika Tuhan, pertama kali menurunkan wahyu berupa ayat-ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.
Nabi Muhammad mengisyaratkan bahwa Lailatul Qadar datang pada sepuluh hari akhir Ramadhan. Karenanya, Rasul memperbanyak ibadah dan amal saleh pada malam itu. ‘Aisyah radhiyallahu anha mengatakan, “saat memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR Al-Bukhari).
Hadits tersebut dijadikan Ibnu Bathal sebagai landasan bahwa Lailatul Qadar terdapat pada sepuluh akhir Ramadhan. Sementara Abu Ishaq al-Syirazi, dalam kitabnya At-Tanbih menuliskannya sebagai berikut,
ويطلب ليلة القدر في جميع شهر رمضان وفي العشر الأخير أكثر وفي ليالي الوتر أكثر وأرجاها ليلة الحادي والعشرين والثالث والعشرين ويستحب أن يكون دعاؤه فيها اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عني
Artinya, “Dianjurkan mencari lailatul qadar di setiap malam Ramadhan, terutama malam sepuluh akhir dan malam ganjil. Lailatul Qadar paling sering diharapkan terjadi pada malam 21 dan 23. Saat malam Lailatul Qadar disunahkan membaca do’a, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).”
Kebanyakan ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar terdapat pada sepuluh akhir Ramadhan, terutama pada malam ganjil. Hal itu bukan berati lailatul qadar tidak terjadi pada malam genap atau sebelum sepuluh terakhir. Sangat mungkin lailatul qadar hadir di malam genap dan sebelum sepuluh terakhir.
Maka dari itu, usahakan beribadah sebanyak mungkin dari awal Ramadhan hingga akhir Ramadhan. Bisa jadi satu dari sekian banyak ibadah yang kita kerjakan bertepatan dengan malam penuh kemuliaan itu.
Lailatul Qadar adalah malam penting yang terjadi pada bulan suci Ramadan. Dalam Al-Qur’an, malam ini digambarkan sebagai lebih baik dari seribu bulan. Pertama kali menurunkan wahyu berupa ayat-ayat Al-Quran kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.
Secara bahasa, Lailatul Qadar berarti malam ketika Allah menetapkan perjalanan hidup manusia. Malam ini memiliki keistimewaan tersendiri, dan ibadah yang dilakukan pada malam ini mendapatkan pahala berlipat ganda.
Lailatul Qadar adalah salah satu malam yang disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan berdoa.
Nabi Muhammad mengajarkan doa yang bisa dibaca setiap umat muslim. Doa tersebut mengandung permohonan ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.
1. Doa Malam Lailatul Qadar
Mengutip buku “Sukses Berburu Lailatul Qadar” karya Muhammad Adam Hussein S.pd, berikut doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA untuk diamalkan pada malam Lailatul Qadar:
اللَّهُمَّ تُحِبُّ عَفُوٌّ إِنَّكَ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku.”
Doa tersebut disandarkan pada hadits riwayat Tirmidzi berikut ini:
اللَّهُمَّ قُولِي » قَالَ فِيهَا أَقُولُ مَا الْقَدْرِ لَيْلَةُ لَيْلَةٍ أَيُّ عَلِمْتُ إِنْ أَرَأَيْتَ اللَّهِ رَسُولَ يَا عَنِّى فَاعْفُ الْعَفْوَ تُحِبُّ عَفُوٌّ إِنَّكَ
Artinya: “Dari Aisyah RA, beliau berkata, “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah Lailatul Qadar. Apa yang mesti aku ucapkan saat itu?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
2. Doa Malam Lailatul Qadar Dibaca Setelah Shalat
Menukil buku “Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet” oleh Ibnu Watiniyah, terdapat pula doa lainnya yang dapat dibaca pada malam Lailatul Qadar. Umumnya, doa ini dibaca setelah mengerjakan shalat sunnah Lailatul Qadar.
Doa berikut ini dianjurkan dibaca sebanyak 33 kali:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا. يَا كَرِيمُ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai orang yang suka memaafkan, maka maafkanlah kami.”
3. Doa Malam Lailatul Qadar Memohon Ampunan
Selanjutnya membaca doa berikut ini sebanyak 7, 17, 70, atau 100 kali:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَى
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, kasih sayangilah aku, dan terimalah tobatku.”
4. Doa Malam Lailatul Qadar Meminta Perlindungan
Terakhir, berikut doa yang dibaca di malam Lailatul Qadar untuk meminta perlindungan dan pengampunan dosa kepada Allah SWT. Doa ini dibaca sebanyak 7, 11, atau 33 kali.
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yang sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan.
Aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri.”
[]






