Jakarta, Neropong.com – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan melepas Indonesia Global Peace Convoy (IGPC), sebuah gerakan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina menghimpun enam kapal kemanusiaan yang akan bergabung dalam misi Global Sumud Flotilla.
Sampai saat ini, sudah ada kisaran 72 kapal kemanusiaan dari 44 negara termasuk Indonesia bersiap menembus blokade Israel di Gaza. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Muhammad Anis Matta menyampaikan, dia mendukung semua bentuk aktivitas bagi kemerdekaan Palestina.
“Termasuk (mendukung) yang akan dilaksanakan oleh teman-teman dari gabungan berbagai macam NGO untuk ikut terlibat di Indonesia Global Peace Convoy,” kata Anis Matta usai bertemu perwakilan IGPC di Kantor Kemenlu RI, Jakarta, Rabu 20 Agustus 2025.
Global Sumud Flotilla akan dimulai dari beberapa pelabuhan utama, diantaranya Pelabuhan Barcelona di Spanyol, Roma di Italia, dan Tunis di Tunisia. Enam kapal IGPC akan berangkat dari Tunisia.
“Enam kapal dari Indonesia ini merupakan hasil sumbangan dari berbagai lembaga kemanusiaan dan amal terkemuka di Indonesia,” ujar Ustaz Husein.
Masing-masing kapal diperkirakan harganya sekitar 100.000 Dolar AS atau setara dengan Rp 1,6 miliar. Sudah ada enam kapal yang siap berlayar bersama IGPC untuk bergabung dengan Global Sumud Flotilla.
Menurut Ustaz Husein, terkumpulnya enam kapal mencerminkan besarnya komitmen masyarakat Indonesia dalam memberikan bantuan nyata kepada rakyat Palestina.
Sehubungan dengan itu, Ustaz Husein menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lembaga yang telah berkomitmen dalam pengiriman kapal.
“Solidaritas Indonesia sangat luar biasa. Kita butuh gerakan internasional yang solid dan bersatu. Terima kasih kepada seluruh lembaga yang telah membuat langkah besar ini nyata,” ujar dia.
Global Sumud Flotilla diperkirakan akan menjadi salah satu misi kemanusiaan terbesar dalam sejarah, bukan hanya dalam skala jumlah kapal, tapi juga dalam makna dan tekad yang dibawanya menembus blokade, membuka akses kemanusiaan, dan menegakkan keadilan untuk rakyat Gaza. []







