Lebih dari 27 Ribu Porsi Disalurkan, Tim UAR Akhiri Program Ramadhan di Aceh

Tim UAR Pelaksana Program Ramadhan 1447 H di Provinsi Aceh tiba kembali di markas Pusat Cileungsi, Bogor , Kamis (26/3/2026)

BOGOR, Neropong.com – Lebih dari 27 ribu porsi makanan berbuka puasa dan sahur berhasil disalurkan oleh Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) selama pelaksanaan program Ramadhan 1447 Hijriah di Provinsi Aceh. Misi kemanusiaan tersebut kini resmi berakhir, ditandai dengan kembalinya tim relawan ke Markas Pusat di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).

Sebanyak 11 relawan UAR yang dipimpin Edi Wahyudi tiba di Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi sekitar pukul 03.00 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang melalui jalur laut. Mereka dijemput dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menggunakan tiga kendaraan.

Bacaan Lainnya

Tim sebelumnya bertolak dari Aceh melalui Pelabuhan Belawan, Medan, pada Senin (23/3/2026) pukul 10.00 WIB menggunakan KM Kelud. Dalam perjalanan, beberapa personel tim sempat singgah di Batam selama sekitar dua jam untuk bersilaturahim dengan keluarga yang tinggal di komplek PPS Al-Fatah Batam, sebelum melanjutkan pelayaran hingga tiba di Jakarta.

Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat, menyambut kepulangan tim dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan selama bulan suci Ramadhan.

“Selamat datang kembali Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue yang telah melaksanakan tugas mulia menyediakan makanan berbuka puasa dan sahur bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Takengon,” ujarnya.

Ia menegaskan, santunan tim UAR selama Ramadhan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh Tamiang dan Takengon (Aceh Tengah). Melalui dua Dapur Umum yang didirikan di lokasi terdampak, tim berhasil menyalurkan lebih dari 27.000 porsi makanan.

“Selama bulan Ramadhan, tim UAR bekerja sama dengan Youth Excellence International Foundation telah menyajikan puluhan ribu porsi makanan. Ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus kekuatan bagi para penyintas dalam menghadapi masa sulit,” tambahnya.

Ia juga berterimakasih kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program kemanusiaan tersebut. Program ini merupakan kelanjutan dari misi kemanusiaan yang sebelumnya dilakukan UAR dalam membantu korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada akhir November 2025 hingga 31 Januari 2026.

Sementara itu, juru menu tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue, Wanto, mengungkapkan rasa syukur atas respons positif masyarakat terhadap sajian makanan yang disiapkan setiap hari.

“Alhamdulillah, menu yang kami masak bersama ibu-ibu setempat dapat diterima dengan baik. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik dan meringankan beban saudara-saudara kita,” ungkapnya.

Menurutnya, di Posko Dapur Umum Aceh Tamiang, tim menyiapkan sekitar 490 porsi makanan per hari, sedangkan di Takengon mencapai 500 porsi per hari. Secara keseluruhan, jumlah distribusi selama Ramadhan bahkan mendekati 30.000 porsi.

“Alhamdulillah, saya merasa senang bisa beramal sholih mengatur konsumsi untuk masyarakat yang membutuhkan. Karena sudah terbiasa menangani konsumsi dalam jumlah besar, pekerjaan ini kami jalani dengan mudah,” tambah Wanto, mengakhiri perbincangan.[]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *