Perkuat Ekosistem Halal, BCA Syariah Gandeng UI Halal Training Center

(ki-ka) Corporate Secretary BCA Syariah, Muhammad Fikri Hudaya bersama Plt. Kepala/Direktur Utama UI Halal Center, Ir. Nia Adriana, M.Si.; Perwakilan UMKM Kelas Baik, Risma Widyastuti; Wakil Kepala/Direktur UI Halal Training Center, Qiwamudin, S. Hum.; dan Perwakilan UMKM Blaztfood, Taswiraningsih saat menerima beasiswa SDM industri halal di peresmian UI Halal Training Center, Rabu (12/2)

Depok, Neropong.com – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) turut mendukung peresmian Universitas Indonesia Halal Training Center (UI HTC) yang diselenggarakan di Aula Terapung UI, Depok pada Rabu 12 Februari 2026.

Kehadiran UI HTC diharapkan dapat memperkuat industri halal di tanah air melalui penciptaan sumber daya manusia berdaya saing global sekaligus menjadi jembatan penghubung dunia industri dengan keilmuwan.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI periode 2019-2024, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas Universitas Indonesia Prof. Agus Setiawan, M.N, D.N. Dan Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal RI, Dr. H. M. Aqil Irham.

BCA Syariah turut mendukung peresmian tersebut dengan menghadirkan dua UMKM lulusan WEpreneur, yaitu Kelas Baik yang diwakili oleh Risma Widyastuti, dan BlaztFood yang diwakili oleh Taswiraningsih, untuk berpartisipasi dalam pelatihan tersebut sehingga dapat mengembangkan kapasitasnya serta berperan sebagai penyelia halal.

Penyelia Halal adalah orang yang bertanggung jawab untuk memastikan proses produk halal di tempat usaha. Penyelia halal berperan penting dalam proses sertifikasi halal untuk memastikan proses produksi, pengawasan bahan, dan dokumentasi berjalan sesuai ketentuan. Peran ini dapat dijalankan di usaha miliknya sendiri atau UMKM lain.

Corporate Secretary BCA Syariah, Muhammad Fikri Hudaya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan seperti ini merupakan bagian penting dalam pengembangan UMKM sehingga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“Kami melihat bahwa kesiapan penyelia halal di tingkat usaha akan membantu UMKM menjalankan standar halal secara konsisten. Dengan sistem yang baik, pelaku usaha lebih siap menghadapi kebutuhan pasar dan regulasi yang berlaku sebelum melakukan sertifikasi halal,” ujarnya.

Topik yang diberikan dalam pelatihan tersebut antara lain pemahaman mengenai regulasi jaminan produk halal, penyusunan dokumen SJPH, pengawasan bahan dan proses produksi, audit internal, hingga mekanisme pendaftaran sertifikasi halal melalui sistem SIHALAL.

BCA Syariah secara konsisten mendukung penguatan UMKM diantaranya melalui program pemberdayaan pengusaha UMKM yang disebut dengan Program WEpreneur. Sampai dengan 2025, jumlah peserta mencapai 80 pengusaha UMKM perempuan.

Pendampingan diberikan dalam bentuk pelatihan dan mentoring untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sebagai pengusaha.  Para peserta WEpreneur turut diminta untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan melalui kegiatan mengajar, micro-mentoring yang dilakukan kepada 3.148 pelaku UMKM lainnya.[]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *