BOGOR, Neropong.Com – Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari melepas sekitar 1.500 peserta Solidarity Run for Palestine di Masjid Darussalam Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Ahad (8/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Solidaritas Palestina (BSP) yang digelar Aqsa Working Group (AWG) sepanjang November 2026.
Dalam sambutannya, Abdulfattah menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya AWG beserta jajaran pengurus dan seluruh elemen yang konsisten mendukung perjuangan Palestina. Ia mengaku yakin Palestina akan merdeka dan Masjidil Aqsa terbebas dari penjajahan zionis Israel.
“Kami sangat yakin bahwasannya Al Aqsa pasti terbebas dan Palestina merdeka dari penjajahan zionis Israel. Yakinlah Allah Subhanahu wa Ta’ala bersama kita semua dan insya Allah kita akan shalat bersama di Masjid Al Aqsa,” tegasnya yang disambut ucapan “aamiin” dari para peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Utama AWG Imaam Yakhsyallah Mansur, Ketua Presidium AWG M. Anshorullah, Ketua Panitia BSP Yusuf Maulana, aktivis Global Sumud Flotilla Wanda Hamidah, serta Ketua Yayasan Darussalam Kota Wisata Nofil Anoverta.
UAR Turut Berpartisipasi
Sebagaimana komitmennya terhadap kemanusiaan, Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) turut mendukung kegiatan Splidarity Run for Palestine dengan melibatkan personel Pusat dan Korwil Jabodetabek Banten dalam kepanitiaan. Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat bersama sejumlah staf juga hadir mengikuti kegiatan.
“Kami hadir bersama para peserta Solidarity Run for Palestine di Kota Wisata ini dalam rangka turut mendukung kegiatan solidaritas Palestina, sesuai komitmen kami terus bergerak untuk kemanusiaan,” ujar Endang.
Ketua Panitia BSP 2026 Yusuf Maulana mengatakan, kegiatan yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai kalangan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui olahraga dan kemanusiaan.
“Setiap langkah kita adalah bentuk kepedulian dan membawa pesan bahwa Palestina tidak pernah sendiri,” ungkapnya.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan panitia dan sejumlah tokoh, serta doa yang dipimpin Imaam Yakhsyallah Mansur. Tepat pukul 07.00 WIB, Dubes Palestina melakukan flag off untuk melepas peserta yang menempuh rute lima kilometer di sekitar Kota Wisata.
Usai berlari, aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah mengajak peserta terus mendukung Palestina, salah satunya melalui gerakan boikot produk yang berafiliasi dengan zionis Israel.
“Boikot semua produk yang memberikan keuntungan kepada zionis Israel. Kita semua harus berkomitmen terus mendukung perjuangan kemerdekaan saudara-saudara kita di Gaza Palestina yang masih dijajah zionis Israel dan terus berupaya mengembalikan Masjidil Aqsa ke tangan umat Islam,” tegas Wanda penuh semangat.
Selain Solidarity Run, acara juga dimeriahkan bazar UMKM dan Talkshow Interaktif Baitul Maqdis khusus muslimah yang menghadirkan sejumlah narasumber aktivis kemanusiaan.
Rangkaian Agenda BSP 2026
Bulan Solidaritas Palestina sebelumnya dibuka melalui Grand Opening dan Apel Akbar Relawan Kemanusiaan di Monas, Jakarta, pada 1 November 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat dan dikomandoi Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat.
Agenda terdekat selanjutnya adalah Summit for Palestine pada 14–15 November di Gunung Gede, Jawa Barat, serta Focus Group Discussion: Journalists for Palestine pada 19 November 2026 Dewan Pers Jakarta.
Aqsa Working Group berharap rangkaian BSP 2026 dapat memperkuat advokasi global melalui pendidikan, media, diplomasi masyarakat, kegiatan kemanusiaan, dan konsolidasi solidaritas internasional.
“Terus bergerak berjamaah bebaskan Masjid Al-Aqsa dan Palestina. Allahu Akbar! Al-Aqsa Haqquna!” tegas Ketua Presidium AWG M. Anshorullah. [AM]





