Ustaz Bachtiar Nasir: Hari Arafah Momentum Terbesar Pembebasan dari Api Neraka

oppo_2

JAKARTA | NEROPONG.COM – Ulama nasional yang dikenal fokus pada kajian tadabbur Alquran, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) mengajak umat Islam agar memaksimalkan ibadah pada Hari Arafah yang dinilai sebagai salah satu hari paling agung dalam Islam. Momentum tersebut bertepatan dengan mulai bergesernya jamaah haji menuju Padang Arafah untuk menjalani puncak ibadah haji.

Dalam penjelasannya, UBN menekankan bahwa Hari Arafah merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendapatkan ampunan dan pembebasan dari api neraka.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa pada Hari Arafah Allah Subhanahu wa Ta’ala paling banyak membebaskan hamba-Nya dari neraka.

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” demikian hadis riwayat Muslim yang disampaikan UBN, Selasa 26 Mei 2026.

Menurut alumnus Universitas Islam Madinah, Arab Saudi itu, keutamaan Hari Arafah bahkan melampaui malam-malam pembebasan dari api neraka pada bulan Ramadhan.

Sebab, pada hari tersebut Allah tidak hanya mengampuni dosa hamba-Nya, tetapi juga membanggakan mereka di hadapan para malaikat.

UBN menjelaskan, bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan.

Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang,” bunyi hadis riwayat Muslim yang turut disampaikan UBN.

Selain berpuasa, UBN juga mengajak umat Islam memperbanyak doa, istighfar, dzikir, dan takbir sejak setelah shalat Subuh pada Hari Arafah hingga hari-hari Tasyrik.

Menurutnya, doa terpenting yang perlu dipanjatkan adalah permohonan ampun atas dosa serta perlindungan agar dapat terus taat dan menjauhi maksiat.

Bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah, UBN menganjurkan memperbanyak bacaan tauhid, “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir.”

UBN menilai Hari Arafah merupakan peluang besar bagi setiap Muslim untuk menjadi hamba yang dipilih Allah SWT mendapatkan rahmat dan pembebasan dari api neraka.

Karena itu, ia meminta umat Islam tidak menyia-nyiakan momentum tersebut di tengah kesibukan urusan dunia.

“Jangan sampai kita kehilangan kesempatan besar yang Allah berikan di Hari Arafah,” kata Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *