Relawan UAR Purwasuka Turut Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Kebon Dua

KARAWANG | NEROPONG.COM – Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korda Purwasuka (Purwakarta, Subang dan Karawang), Koordinator Wilayah Jabodetabek Banten, kembali ambil bagian dalam operasi pencarian dan evakuasi korban tenggelam di Sungai Kebon Dua, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Mukmin, relawan yang mewakili UAR Korda Purwasuka bersama Tim SAR lain, Sabtu (1/8/2026) turut melakukan pencarian dan evakuasi korban yang diketahui bernama Ardi (18), warga Dusun Karangsari RT 06/RW 03, Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Karawang, sebelum kejadian korban keluar dari rumah menggunakan sepeda dalam kondisi mabuk. Sejumlah warga melihat anak laki-laki itu korban diduga menceburkan diri ke sungai. Tak lama kemudian, warga sekitar mendengar suara minta tolong sebelum akhirnya suara tersebut menghilang.

Menerima laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera melakukan asesmen ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat setempat, serta melakukan pencarian melalui jalur darat dan penyisiran sungai sejauh sekitar 200 hingga 500 meter dari lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas USS Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, Polsek Cilamaya Wetan, Polairud Polres Karawang, Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Mentari Ilmu Charity, Katana Rescue, aparatur Desa Cikarang dan Desa Cikalong dan UAR.

Pembina UAR Purwasuka, Fidianto, mengatakan peristiwa yang terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB itu akhirnya berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian (1/8).

“Alhamdulillah korban sudah ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Korban ditemukan pukul 09.40 WIB oleh Tim SAR gabungan,” ujar Fidianto dalam pesan singkatnya, Sabtu 1 Agustus 2026.

Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke darat untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Fidianto yang kadang juga turun sendiri dalam operasi kemanusiaan menyampaikan apresiasi kepada personel Purwasuka unsur SAR lain yang terlibat dalam operasi tersebut pencarian korban tersebut. Menurutnya, keberhasilan evakuasi merupakan hasil sinergi yang baik antarunsur SAR, pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan kemanusiaan, dan masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan, menolong sesama yang terkena musibah, juga mengimbau agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hari maupun dalam kondisi yang dapat membahayakan keselamatan diri.

Ukhuwah Al-Fatah Rescue berkomitmen terus bergerak untuk kemanusiaan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tanpa memandang kewarganegaraan, suku maupun agama. [AM]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *