Neropong.com – DKM Masjid Baitul Hikmah Elnusa Cilandak Timur, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/10) pertama kali khotbah Jumat menghadirkan juru bahasa isyarat untuk memfasilitasi jamaah penyandang tuli.
Pelayanan juru bahasa isyarat ini merupakan kerja sama DKM Masjid Baitul Hikmah Elnusa dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dan BAZNAS Bazis DKI Jakarta. Bertindak sebagai khatib Ustaz Dr Ahmad Kusyairi Suhail juga Ketua Umum PP IKADI, didampingi juru bahasa isyarat dari BAZNAS Bazis DKI Jakarta.
Dalam khotbah, Ustaz Ahmad Kusyairi menyampaikan, empat komitmen dalam mengamalkan ajaran Islam . Komitmen pertama, seorang muslim harus mengimani keIslaman.
Diungkapkan Ustaz Kusyairi, masih banyak mereka yang mengaku muslim, tetapi keislamannya baru sebatas ikrar dengan lisan.
“Mengimani Islam harus tertanam dalam hatinya. membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal,” ungkap Ustaz Kusyairi.
Lanjutnya, komitmen kedua, setiap muslim dituntut mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan. maka perlu beristighfar kepada Allah dan terus berupaya membangun komitmen.
Komitmen ketiga berdakwah. menanamkan nilai-nilai Islam kepada keluarga. Islam tersebar hingga ke penjuru dunia.
Komitmen keempat, bersabar dalam berislam. Ketika seseorang berpegang teguh dalam Islam, sungguh mengamalkan Islam penghalangan dan ujiannya berat. Karena itu ia harus bersabar.
Sementara Sekretaris Jenderal PP Ikadi Ustaz Khairan Arif mengatakan, layanan juru bahasa isyarat yang mengiringi khotbah Jum’at adalah untuk meluaskan jangkauan dakwah ke seluruh lapisan masyarakat.
“Program ini adalah inisiasi IKADI yang didukung oleh Bazis Daerah Khusus Jakarta, dakwah kepada kalangan disabilitas merupakan program yang dicanangkan IKADI,” ujar Ustaz Khairan.
Mi’raj News Agency (MINA)






