
Kota Bekasi, Neropong.com – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi, Zahrul Hadiprabowo mengatakan korupsi merupakan tindakan tercela dalam kehidupan manusia.
“Korupsi termasuk perbuatan tercela yang menimbulkan dampak negatif baik pelaku maupun masyarakat luas,” kata Zharul saat acara Diskusi Publik Mengawal Bekasi Bebas Korupsi di Griya Wulansari, pada Jumat 15 November 2024.
Ia menjelaskan, di Muhammadiyah selalu memberikan pemahaman akidah, muamalah, dan juga peningkatan muttu organisasi agar kader makin maju.
“Pemahaman tindakan korupsi yang sangat tercela dalam kehidupan masyarakat, ini yang selalu ditanamkan,” ujarnya.
Lebih lanjutnya, seperti ajaran Islam mencakup tiga hal utama meliputi akidah, syariah, dan akhlak. Akidah adalah hal pertama yang harus dimiliki seorang muslim, sebagai pokok dan dasar beragama Islam.
“Singapura sebagai negara terlima tingkat korupsi paling sedikit di dunia
Hal ini menjadi negara yang paling sedikit tindakan korupsi di kawasan Asia Tenggara,” katanya.
Sementara Ketua KNPI Kota Bekasi Mardani Ahmad mengatakan bahwa persoalan korupsi merupakan salah satu masalah besar yang menghambat kemajuan pemerintahan kota Bekasi.
“Tindakan tersebut dapat merugikan keuangan negara, juga merusak kepercayaan publik, melemahkan institusi demokrasi, dan memperburuk ketidakadilan sosial,” kata Mardani.
Angka pengangguran di Kota Bekasi lebih tinggi dari angka nasional, dikarenakan Kota Bekasi bukanlah daerah industri melainkan jasa dan perdagangan.
Persoalan sampah Beberapa permasalahan sampah dihadapi oleh Bekasi, diantaranya masih adanya titik pembuangan sampah liar, pemilahan sampah yang belum berjalan.
“Kita berharap pemkot, tugas menyelesaikan persoalan dilapangan, namun pemerintah tidak dapat menyelesaikan parmasalahan tersebut.
Kita lembaga yang bekerja sebagai sosial, kita siap berkinerja dengan pemerintah. Kita memerlukan, perlu keterbukaan pemerintah kepada masyarakat.
Penanggulan sampah, korupsi, pengawasan pemerintah mempersempit ruang gerak pejabat untuk melakuan korupsi.
Hadir Narasumber Diskusi Publik ‘Mangawal Bekasi-Bekasi dari Korupsi Pemangku adat Kabupaten Bekasi, H. Ihsan Said






