Qurban Journey: Dari Niat di Hati Hingga Nyampe ke Piring Fakir Miskin

Oleh: 

KH Bachtiar Nasir (Pembina AQL Qurban Care)

IBADAH kurban bukan hanya proses menyembelih hewan, tetapi perjalanan utuh yang dimulai dari niat hingga manfaatnya dirasakan oleh orang lain. Dalam pandangan para ulama, inti ibadah ini terletak pada niat yang benar.

Al-Qarāfi menjelaskan bahwa ibadah seperti salat, puasa, dan kurban tidak akan mencapai tujuan utamanya -yaitu mengagungkan Allah- kecuali dengan niat. Tanpa niat, sebuah perbuatan tidak bernilai ibadah, sebagaimana jamuan yang disiapkan untuk seseorang tetapi dinikmati orang lain tanpa maksud, maka kehormatan tetap kembali kepada yang diniatkan.

Hal ini juga ditegaskan oleh Umar Sulaiman al-Asyqar bahwa penyembelihan bisa saja dilakukan untuk berbagai tujuan: konsumsi, tradisi, atau ibadah.

Maka niat menjadi pembeda utama antara sembelihan biasa dan qurban sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Setelah niat yang lurus, Kurban berlanjut pada distribusi yang tepat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْبَآئِسَ ٱلْفَقِيرَ

“Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.” (QS Al-Ḥajj [22]: 28).

Ayat ini menjadi dasar bahwa kurban tidak berhenti pada penyembelihan, tetapi harus sampai kepada yang berhak menerimanya. Menurut Ibnu Ḥajar al-`Asqalāni, minimal harus ada bagian yang disedekahkan, dan yang lebih utama adalah memperbanyak porsi untuk diberikan kepada fakir miskin.

Para ulama juga membahas cakupan penerima qurban. Imam an-Nawawi menukil adanya kesepakatan tentang bolehnya memberi kepada fakir miskin muslim. Bahkan sebagian ulama seperti Ibnu Qudāmah membolehkan memberikan kepada non-muslim (żimmi), terutama dalam konteks sedekah sunnah, sebagai bentuk kebaikan sosial dan upaya melunakkan hati.

Dengan demikian, kurban adalah perjalanan spiritual yang lengkap: dimulai dari niat yang ikhlas, dilaksanakan dengan kepatuhan, lalu ditutup dengan kepedulian sosial.

Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menghidupkan hati dan memastikan kebaikan itu benar-benar sampai ke piring mereka yang membutuhkan.

(Sumber: Al-Mufaṣṣal fī Aḥkām al-Uḍḥiyah, Fatḥ al-Bārī, Al-Mughnī)

AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas

Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.

WA: 0857 1873 5254

IG: @aql.qurbancare

www.qurbancare.org

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *