Event IISAR 2026 Resmi Ditutup: UAR Mendapat Pengalaman Sangat Berharga

TANGERANG, NEROPONG.COM – Rangkaian acara Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026 resmi ditutup oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Laksamana Madya TNI Mohammad Syafii, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Minggu 12 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Basarnas mengatakan IISAR yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas, kolaborasi, dan jejaring kerja sama pencarian dan pertolongan di tingkat nasional maupun internasional.

“Event IISAR 2026 telah menunjukkan bagaimana semangat kolaborasi dan sinergi diwujudkan. Berbagai pengalaman terbaik telah dibagikan, teknologi dan metode operasi saling dipelajari, serta kapasitas sumber daya semakin diperkuat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap tantangan yang telah dilalui para peserta IISAR merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi dan membangun kepercayaan antar personel maupun antar organisasi.

“Dalam misi kemanusiaan, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu menyelamatkan lebih banyak jiwa,” tegas Kepala Basarnas Mohammad Syafii.

Atas nama lembaga dan seluruh keluarga besar Basarnas Syafii menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi, seluruh narasumber, exhebitor, sponsor, mitra kerja, panitia, relawan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan SAR 2026.

“Dengan mengucapkan alhamdulillahirabbil’alamin Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026 dengan ini saya nyatakan resmi ditutup,” ucap Kepala Basarnas Mohammad Syafii di hadapan ratusan peserta terdiri petinggi Basarnas, TNI-Polri, Instansi Kementerian, pengusaha dan organisasi relawan.

Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, S.T., M.T., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Basarnas yang telah memberikan kesempatan kepada UAR untuk berpartisipasi dalam ajang SAR internasional tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Basarnas yang telah melibatkan Tim UAR dalam IISAR 2026. Bagi kami, ini merupakan pengalaman yang sangat berharga karena dapat belajar langsung dari tim-tim SAR terbaik, baik dari Indonesia maupun mancanegara,” katanya kepada media usai penutupan acara.

Pada momen IISAR ini, UAR menurunkan tim Challenge yang terdiri Mohammad Fatur Rohman, Wali Al Jabar, Alghi, Huzaimah, Yusuf, dan Alfin. Selama empat hari agenda kegiatan, mereka didampingi pengurus pusat H. Endang Sudrajat, Muqarrobin Al Ayubi, Muhammad Tri Habibie, dan Hayatdin.

Menurut Endang, keikutsertaan tersebut memberikan banyak pelajaran bagi seluruh personel UAR, mulai dari teknik penyelamatan, pemanfaatan peralatan SAR modern, hingga pentingnya kerja sama antartim dalam menghadapi situasi kedaruratan.

“Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi UAR untuk terus meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan profesionalisme relawan sehingga pelayanan kemanusiaan yang kami lakukan ke depan dapat semakin optimal,” pungkasnya. [AM]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *