Prabowo-El-Sisi Sepakat Dukung Palestina Merdeka

Jakarta | NEROPONG.COM — Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan bahwa penyelesaian konflik Palestina harus diarahkan pada pembentukan negara Palestina merdeka dengan wilayah berdasarkan garis perbatasan Juni 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Menurutnya, solusi tersebut menjadi jalan untuk mewujudkan perdamaian menyeluruh di kawasan.

Hal itu disampaikan El-Sisi dalam pernyataan pers bersama (joint press statement) dengan Presiden Prabowo Subianto seusai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 11 Oktober 2026.

El-Sisi mengatakan isu Palestina menjadi salah satu pembahasan penting dalam pertemuannya dengan Prabowo, mengingat perkembangan konflik di wilayah tersebut berpengaruh terhadap stabilitas kawasan.

“Kita juga sudah sepakat untuk penyelesaian yang komprehensif untuk masalah Palestina untuk diwujudkannya negara Palestina yang merdeka pada Juni 1967 dan ibu kotanya adalah Yerusalem Timur. Itulah jalan satu-satunya untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif,” ujar El-Sisi.

Dalam kesempatan itu, El-Sisi juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prabowo dalam pertemuan di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada 2025 yang membahas kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Dia turut mengapresiasi keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), yang menurutnya diarahkan untuk mendukung perdamaian, pembangunan kembali Gaza, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina.

Lebih lanjut, El-Sisi menekankan pentingnya jaminan akses bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan ke Gaza. Dia juga menegaskan penolakan Mesir terhadap segala bentuk pemindahan paksa warga Palestina maupun upaya mengesampingkan persoalan Palestina. “Mesir menolak tindakan yang merugikan masyarakat Palestina, baik di Jalur Gaza maupun Tepi Barat,” tandasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Indonesia yang berkomitmen merekonstruksi Gaza seperti semula. Mesir dikatakan menolak upaya Israel yang mengusir masyarakat Palestina.

“Dan kami juga mengucapkan terima kasih Indonesia berada di BoP untuk memastikan terjadinya perdamaian dan pembangunan kembali Gaza dan untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” kata El-Sisi.

“Dari kesempatan ini kami ingin mengulang pentingnya untuk jaminan pasti dan keberlanjutan untuk masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Dan saya juga ingin menyampaikan dan kami selalu menolak semua bentuk untuk mengusir masyarakat Palestina atau menganggap hilang isu Palestina ini,” sambungnya.

El-Sisi menaruh perhatian pada situasi yang terjadi di Palestina. Ia ingin ada perdamaian yang komprehensif bagi masyarakat di sana.

“Dan yang terkait dengan isu Palestina, dan itu menjadi pembahasan yang penting antara kami berdua untuk memperhatikan apa yang terjadi di sana sangat dan itu yang akan memiliki pengaruh terhadap kestabilan-kestabilan di kawasan,” ujar El-Sisi.

“Dan kita juga sudah sepakat untuk penyelesaian yang menyeluruh, komprehensif untuk masalah Palestina, untuk diwujudkannya negara Palestina yang merdeka, batas pada Juni 1967 dan ibu kotanya adalah Yerusalem Timur. Itulah jalan satu-satunya untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *